Tuesday, August 17, 2010

Ku Kirim Cinta Melalui KalamNya

Sepertinya baru semalam aku melihat wajahmu
Seolah aku masih terdengar suaramu
Bagai masih ku rasakan kewujudanmu

Telah begitu lama aku tidak menatap ke matamu
betapa aku ingin benar mencium tanganmu
sungguh aku terlalu ingin berbicara denganmu
Benar, aku sebenarnya merinduimu

Pernah suatu ketika aku menangis mendengar leluconmu 
senak menahan tangis dalam kelucuan tingkahmu
tapi setelah sekian lama ia hilang
menangis lagi aku 
saat ku lihat dirimu terbaring lemah
ku tahan lagi 
untuk cuba menjadi kuat
dalam lemah yang menyenakkan hatiku

Kau datang dalam mimpi-mimpiku
lantas memberi alamat
Aku yakin benar itu dirimu
yang dihantar Ilahi menjengah mimpiku
padanya, dengannya kau berpesan
tentang suatu istana yang lebih indah nian
tentang suatu tempat yang lebih nyaman
tentang suatu cahaya yang lebih gemerlapan
keemasan warnanya masih terpapar dikotak ingatan

Dan dihari kau dijemput ke sana buat sementara
aku disini bagai hilang tertinggal 
tertanggal semangat

Abah, tidak ada suara untuk menyebut
Abah, tidak ada kuasa untuk memanggil
Abah, tidak ada lagi nyawa dijasadmu

Saat aku merinduimu sehabis rasa
ku kirim doa buat pengubatnya
ku kirim cinta melalui kalamNya
hanya buat Abahku satu-satunya
tenang dan amanlah di istana
senyumlah dan bahagialah
berada disisiNya









1 comments:

SaFiy iSkandAr said...

nice..

Post a Comment

What do you say?